Teknologi

Hebat, Ilmuwan Jerman Aktifkan Matahari Buatan Terbesar Di Dunia

Indonesia memiliki dua musim, yakni musim hujan dan musim panas yang dimana suhu nya bisa berubah dengan sangat deratis dan bisa membuat badan menjadi tidak sehat kalau tidak di jaga dengan baik. Saat hujan melanda, suhu dingin yang mulai menusuk ke badan dan jika musim panas yang melanda orang-orang Indonesia pasti dibuat galau karena kepanasaan. Namun, tahukah kamu kenapa saat musim panas tiba Indonesia seperti berada di padang pasir? Ternyata matahari sangat dekat dengan bumi. Jarak matahari dan bumi bekisar 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil).

Matahari dikategorikan sebagai bintang kecil jenis G. Matahari adalah suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai katulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antar kutubnya 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98% massa Tata Surya terkumpul pada matahari.

Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing fotosfer, kromosfer dan korona. Untuk terus bersinar, matahari, yang terdiri dari gas panas menukar zat hidrogen dengan zat helium melalui reaksi fusi nuklir pada kadar 600 juta ton, dengan itu kehilangan empat juta ton massa setiap saat.

Matahari dipercayai terbentuk pada 4,6 miliar tahun lalu. Kepadatan massa matahari adalah 1,41 berbanding massa air. Jumlah tenaga matahari yang sampai ke permukaan Bumi yang dikenali sebagai konstan surya menyamai 1.370 watt per meter persegi setiap saat. Matahari sebagai pusat Tata Surya merupakan bintang generasi kedua.

Suhu Permukaan Matahari

Menurut perhitungan para ahli, temperatur di permukaan matahari sekitar 6.000 °C namun ada juga yang menyebutkan suhu permukaan sebesar 5.500 °C. Jenis batuan atau logam apapun yang ada di Bumi ini akan lebur pada suhu setinggi itu. Temperatur tertinggi terletak di bagian tengahnya yang diperkirakan tidak kurang dari 25 juta derajat Celsius namun disebutkan juga kalau suhu pada intinya 15 juta derajat Celsius.

Ada pula yang menyebutkan temperatur di inti matahari kira kira sekitar 13.889.000 °C. Menurut JR Meyer, panas matahari berasal dari batu meteor yang berjatuhan dengan kecepatan tinggi pada permukaan matahari. Sedangkan menurut teori kontraksi H Helmholz, panas itu berasal dari menyusutnya bola gas. Ahli lain, Dr Bothe menyatakan bahwa panas tersebut berasal dari reaksi-reaksi termonuklir yang juga disebut reaksi hidrogen helium sintetis.

Manfaat matahari

• Matahari mempunyai fungsi yang sangat penting bagi bumi. Energi pancaran matahari telah membuat bumi tetap hangat bagi kehidupan, membuat udara dan air di bumi bersirkulasi, tumbuhan bisa berfotosintesis, dan banyak hal lainnya.
• Merupakan sumber energi (sinar panas). Energi yang terkandung dalam batu bara dan minyak bumi sebenarnya juga berasal dari matahari.
• Mengontrol stabilitas peredaran bumi yang juga berarti mengontrol terjadinya siang dan malam, tahun serta mengontrol planet-planet lainnya. Tanpa matahari, sulit dibayangkan kalau akan ada kehidupan di bumi.

Matahari sangat lah penting bagi kehidupan makluk hidup di bumi, baik untuk manusia, hewan maupun tumbuhan. Matahari yang besar itu selalu menyinari bumi tanpa lelah. Tapi, baru-baru ini tersirat kabar bahwa akan ada matahari buatan terbesar di dunia. Waahh, sebesar apakah matahari itu? apakah manfaat nya sama seperti matahari yang selalu menyinari bumi selama ini? Yuk, simak hingga selesai ya guys jika ingin tahu jawabannya.

Matahari Buatan Terbesar di Dunia

Ilmuwan Jerman ujicoba matahari buatan terbesar sedunia. Berkekuatan terfokus 10.000 kali radiasi matahari, Synlight akan digunakan memproduksi energi ramah lingkungan. Matahari buatan yang diberi nama “Synlight” itu diujicoba di pusat penelitian penerbangan dan antariksa Jerman DLR di kota Jülich. Terdiri dari rangkaian 149 lampu Xenon besar berdiameter masing-masing1 meter, yang biasanya digunakan dalam set pembuatan film untuk simulasi cahaya matahari, yang radiasinya dipancarkan terfokus ke satu titik berukuran 20×20 sentimeter.

Para ilmuwan mengukur intensitas radiasi pada permukaan kecil itu mencapai 10.000 kali pancaran matahari. Suhu di permukaan obyek kecil itu mencapai 3.000 derajat Celsius. Dengan suhu setinggi ini, para ilmuwan bisa memproduksi Hidrogen yanmg digunakan sebagai bahan bakar alternatif terbarukan. Hidrogen dipuji sebagai sumber energi bersih untuk masa depan. Tidak mengherankan, karena emisi hasil pembakaran Hidrogen adalah air dan samasekali tidak menghasilkan emisi karbon.

Solusi kendala energi

Kendala terbesar dalam produksi bahan bakar Hidrogen adalah kebutuhan energi amat besar, untuk memecah air menjadi dua unsur penyusun utamana, Hidrogen dan Oksigen. salah satu sumber energi yang paling murah adalah sinar matahari. Namun sejauh ini belum ada instalasi sel surya yang punya efisiensi tinggi dalam mengubah energi matahari itu.

Dengan matahari buatan produksi Jerman, diharapkan salah satu solusi keterbatasan energi bisa dipecahkan. “Energi terbarukan semacam ini, di masa depan akan jadi tulang punggung suplai energi dunia”, ujar Pimpinan DLR untuk Energi dan Transportasi, Karsten Lemmer. Synlight diharap memberikan dorongan bagi riset di bidang energi surya.

Riset pemanfaatan energi matahari di Eropa banyak terkendala fluktuasi pancaran matahari, baik akibat cuaca buruk maupun naik-turunnya intensitas radiasi matahari. “Dengan Synlight, riset penggunaan energi terbarukan dan bersih itu tidak terganggu fluktuasi”, tambah pimpinan DLR itu.

Proyek matahari buatan menelan biaya sekitar 3,5 juta Euro. Instalasi setinggi 14 meter selebar 16 meter itu, memiliki kapasitas 350 kilowatt, atau 10 kali lipat lebih tinggi dari instalasi matahari buatan yang sudah dibuat sebelumnya.

Teknologi Synlight kali ini sungguh bikin kamu terpukau kan? Tapi sayangnya baru ada di Jerman dan memang adanya alat canggih ini juga digunakan sebagai penunjang kebutuhan masyarakat disana. Jerman saja sudah memulai menciptakan teknologi keren seperti ini, apakah Indonesia akan menyusul menciptakan sesuatu untuk kehidupan yang lebih baik? Kita tunggu saja beritanya.

Most Popular

To Top