Info

Monotropa Uniflora, Tanaman Langka Yang Disebut Sebagai Bunga Kematian

Tanaman di dunia ini memiliki banyak jenis dan ragamnya. Ada yang yang bisa untuk dikonsumsi ada yang dapat dijadikan hiasan dan sebagainya. Kebanyakan tanaman memiliki warna yang hijau. Namun lain dengan tanaman langka yang baru ditemukan ini. Ada Juga tanaman yang unik karena mempunyai kelebihan yang tidak biasa. Tanaman langka ini bahkan dicari oleh orang dari berbagai penjuru dunia.

Namun sayang, tumbuhnya hanya ada di beberapa tempat saja dan pada saat-saat tertentu saja. Apalagi, dengan ukurannya yang kecil membuat orang bahkan peneliti semakin sulit untuk mencarinya. Dari berbagai jenis tanaman unik di dunia, ada satu tanaman yang berasal dari Cina, tepatnya di kota Zhouzhidian, Provinsi Shaanxi. Tanaman ini ditemukan pada bulan September ini, mempunyai nama latin Monotropa Uniflora.

Apa itu Monotropa Uniflora?

Monotropa Uniflora adalah tanaman herba abadi yang berasal dari wilayah Udmurtiya di Rusia Eropa, Asia, Amerika Utara dan Amerika Selatan, tapi dengan kesenjangan yang besar tumbuhan ini tumbuh di daerah yang beriklim dingin. Tumbuhan ini sebelumnya diklasifikasikan dalam keluarga Monotropaceae. Namun, sekarang tumbuhan ini dimasukkan ke dalam golongan Ericaceae. Hal ini umumnya langka atau jarang terjadi.

Tidak seperti kebanyakan tanaman, Monotropa Uniflora ini memiliki warna putih dan tidak mengandung klorofil. Alih-alih mengatakan kebanyakan tanaman menghasilkan energi dari sinar matahari, namun berbeda dengan tanaman yang satu ini. Monotropa Uniflora mendapatkan energi dari pohon-pohon dengan berfotosintesis. Karena tidak bergantung pada sinar matahari untuk tumbuh, tumbuhan ini dapat tumbuh di lingkungan yang sangat gelap seperti di bawah hutan lebat.

Hal ini sering dikaitkan dengan pohon beech. Hubungan kompleks yang memungkinkan tanaman ini tumbuh dan membuat banyakan kesulit dalam berkembang. Tanaman ini kadang-kadang memiliki warna yang sangat putih tetapi biasanya mempunyai bintik-bintik hitam dan warna merah muda pucat. Tanaman ini sangat langka jika harus memiliki warna merah tua.

Apakah Benar Monotropa Uniflora Tanaman Kematian?

Tanaman yang berukuran 10-15 cm ini tumbuhnya berkelompok dan warnanya putih bersih dengan seluruh lapisan tubuhnya yang tembus cahaya. Orang Cina menyebut tanaman ini dengan nama yang tidak masuk akal yakni “Rumput Hantu”, bahkan ada juga yang menyebutnya dengan “Anggrek Mimpi” dan “Bunga Kematian”. Sebutan menyeramkan itu bukannya tanpa alasan. Menurut orang Cina, tanaman ini dahulu dipercaya sebagai obat pembangkit kematian.

Menurut ahli botani, Monotropa uniflora, juga dikenal sebagai pipa India, putih dan tidak mengandung klorofil. Kebanyakan tanaman yang menghasilkan energi dari sinar matahari, namun Monotropa Uniflora ini lebih seperti parasit yang numpang hidup dengan tanaman lainnya atau lebih khususnya disebut sebagai Myco-heterotroph. Itu sebabnya banyak orang menyebutnya “tanaman hantu.”

Dalam novel kung fu di China, bunga ini dipercaya sebagai bunga pembangkit maut yang tugasnya mereinkarnasi orang mati. Konon, bunga ini juga dianggap sebagai rumput-rumputan yang bisa mengembalikan kehidupan, juga mereinkarnasi setan lewat kekuatan paranormal.

Wangi dari bunga ini juga dinilai sangat berbahaya, bentuknya seperti anggrek tapi bukan termasuk keluarga anggrek. Bunga misterius ini tumbuh di dataran dengan tinggi 800 m hingga 3.200 meter, tumbuh di sekitar bulan Juni hingga September, tumbuhan ini akan tumbuh dan merundukkan kepalanya.

Bunga langka ini dapat menyerap nutrisi dari makhluk hidup yang mati dari tanah tempatnya tumbuh. Monotropa Uniflora semakin sulit dicari karena tumbuh di pedalaman hutan, di bawah pohon besar dan seringnya tumbuh di antara daun-daun kering yang berserakan.

Para peneliti juga harus ekstra hati-hati dalam mengambil tumbuhan ini, karena tumbuhan unik ini tidak tanah akan sentuhan, jika tersentuh atau di petik, warnanya akan berubah perlahan-lahan menjadi hitam dan kemudian layu. Karena hal itulah, warga menyebut bunga ini sebagai simbol setan, misteri, dan kematian. Peneliti harus mengambil bunga ini berikut dengan tanah dimana bunga ini tumbuh. Hingga kini, bunga ini masih dalam tahap penelitian di China.

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2016 pil-tei.com.

To Top